Minggu, 08 Februari 2009

50 - 50

Januari 09
Fifty-fifty
Nafasku hancur ketika ku tak lagi mencintaimu
Dan kemudian lelah menyatu dalam keringat rindu
Terlalu munafik jika ku katakan “tidak”
Namun “iya” adalah dirimu
Di saat hati utuh dan kemudian remuk
Karena ta’aruf cintamu
Memar hatiku kemudian membiru Di tampar oleh sifat angkuhmu
Oh apakah ini adalah dosa
Jika cinta adalah pertaruhan antara kalah dan menang
dalam merebut hatinya
Namun ini bukanlah judi cinta adalah takdir
Dan aku tak tau di mana letak dosa
Namun sadarkan aku yang alfa
Karena mencintai hamba-Mu terlalu banyak 50%
dan 50% jua aku melupakan-Mu
Sementara aku debu iya debu
Dan kita bukanlah apa-apa di gurun kasihmu
Jika aku sang debu harus terbang dan tenggelam menyentuh
Lautan ampun-Mu
Biarakan aku basah berat oleh air mata
Akhirnya aku tenggelam ke dasar lautan taubat-Mu
Aku lelah jika harus 50% mencintai debu karena iya gersang
Bawalah aku tenggelam di lautan-Mu dan ijinkan aku 50% saja
Mencintai mutiara dan itu adalah “KAU” yang senantiasa berikanku cahaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar