
sepanggal asa yang tersimpan dalam sebuah memori
mengingat setajam tatapan mata yang menusuk ke jiwa
kesucian hati terenggut karena cintamu tersangkut
terlalu polos aku mengenal cinta
yang melahirkan sebuah kerinduan tak bernama
kerinduan yang memiliki nyawa dan entah kapan iya kan mati.
ku tampar kau dengan sejumput sesal, kutanya
"KENAPA KU MENCINTAIMU"
karena ku sendiri juga tak tau, mungkinkah
"KAU TLAH MENCURI HATIKU"
kau bawa hatiku jauh..jauh...
dan hanya meninggalkan jejak cintamu disini
bersama nafas detik dan jam yang penat
lelah aku mengejarmu dengan setengah hati yang pincang.
sementara kau bawa cintaku lari dengan utuh
kiniku menemukanmu tapi kenapa menatap wajahmu saja ku tak mampu.
beri aku keberanian tuk ungkapkan rasa yang sempat tersimpan diawan
biarkan iya terucap bersama hujan
basah hatimu menopang citaku yang manja
ingin kau peluk di panggkuanmu
setetes cinta yang ku harap iya adalah anugrah
yang akan menumbuhkan bunga cantik di hatimu
bukanlah kesedihan yang berawal dari air mata yang membuatku luka
karena ku tak mampu lagi ucapkan sepatah kata cinta
karena ku takut kau tak mengerti
jangan kau pergi lagi
"SANG PENCURI HATI"
kini hanya aku yang terlalu egois mencintaimu
ku yang mengejarmu tapi kenapa kau menawan hatiku
kau penjara hatiku dengan cinta dan rindumu
kau tau ku tersiksa.
sampai kapan kau menawanku beri aku kebebasan mencintaimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar